# Setiap karya menceritakan kisahnya.

> Kode QR di samping karya memperdengarkan ulasannya dalam setiap bahasa, suara senimannya, dan kisah benda itu, langsung di ponsel milik para pengunjung.
> https://jeli-qr.com/id/exemples/exposition

Karya yang dipamerkan, benda seni, pusaka keluarga: kode QR di sampingnya membuka JeliCard. Pengunjung mendengarkan ulasan dalam bahasanya, mendengar suara senimannya, mengenal kisah benda itu dan semua yang tidak bisa dimuat di label karya.

**Untuk siapa** : Kurator, Museum, Galeri, Pusat kebudayaan, Festival seni, Seniman, … dan setiap benda di rumah Anda yang ingin Anda tonjolkan

## Masalahnya: label karya terlalu kecil untuk menceritakan semuanya

Label karya memuat judul, tahun, dan teknik. Pengunjung sering pulang tanpa mengetahui kisah karya itu.

- **Tempat sempit** Label karya tidak bisa menceritakan proses berkarya sang seniman.
- **Satu bahasa saja** Pengunjung asing atau yang tidak bisa membaca bahasa Prancis tertinggal.
- **Panduan audio mahal** Alat yang harus dibeli, diisi daya, dan dipinjamkan.
- **Setelah berkunjung** Pengunjung tidak membawa pulang jejak apa pun dari yang ia lihat.

## Isi yang bisa dimuat JeliCard

- **Panduan audio — Ulasan karya** Pesan suara dalam beberapa bahasa: pengunjung memilih bahasanya sendiri.
- **Seniman — Suara sang seniman** Seniman berbicara tentang karyanya, tekniknya, dan apa yang mengilhaminya.
- **Kisah — Kisah benda itu** Asal-usulnya, dari mana ia datang, tangan-tangan yang pernah memilikinya, bagaimana ia dibeli atau diwariskan.
- **Gambar — Di balik layar** Sketsa, tahap-tahap pembuatan, detail yang tak terlihat oleh mata telanjang.
- **Dokumen — Katalog dan berkas pers** Tautan ke katalog dan berkas pers Anda, untuk dibuka di ponsel.
- **Membeli — Menghubungi galeri** Harga dan ketersediaan, dengan tautan WhatsApp atau e-mail galeri yang ditulis di teks.

## Yang Jèli berikan untuk Anda

- **Panduan audio tanpa alat** Pengunjung memakai ponselnya sendiri, tidak ada yang perlu dipinjamkan atau dipasang.
- **Semua bahasa** Pesan suara dalam bahasa Prancis, bahasa nasional, bahasa Inggris; dan teksnya bisa diterjemahkan dengan sekali sentuh.
- **Mudah diakses** Suara membantu pengunjung yang penglihatannya lemah atau yang tidak bisa membaca.
- **Bisa diubah selama pameran** Ada kesalahan, karya terjual, acara baru: Anda perbaiki JeliCard-nya.
- **Pengunjung yang setia** Orang yang pernah membuka JeliCard Anda di aplikasi Jèli mendapat notifikasi tentang JeliCard baru Anda, seperti JeliCard pameran berikutnya.
- **Gratis dan tanpa iklan** Pengunjung hanya melihat karya dan pesan Anda.

## JeliCard Anda berkeliling dunia

JeliCard dibagikan dalam satu sentuhan: lewat SMS, media sosial, e-mail, internet, atau cukup dengan memindai kode QR dari satu ponsel ke ponsel lain. Pesan Anda pun melintasi waktu dan tempat, dan menjangkau semua orang, di sini maupun di tempat lain.

## Lalu Instagram, TikTok, WhatsApp?

Alat-alat ini sangat bagus, dan Anda mungkin sudah memakainya. Jèli tidak menggantikannya: Jèli punya kegunaan lain.

### Instagram dan TikTok — Jejaring untuk dikenal

- **Cocok untuk** menampilkan kabar Anda lewat foto dan video, dan menjangkau orang-orang baru.
- **Informasinya** ada di linimasa: unggahan baru mendorong unggahan lama ke bawah.
- **Aksesnya** terutama lewat aplikasi dan akun; algoritma yang memilih siapa melihat apa.
- **Di sekitarnya** juga tampil konten lain dan iklan.

### WhatsApp — Aplikasi pesan untuk mengobrol

- **Cocok untuk** berkomunikasi sehari-hari, menjawab pertanyaan, menghidupkan grup.
- **Informasinya** ada di percakapan: pesan terus bertambah dan pesan lama cepat tenggelam.
- **Aksesnya** perlu punya nomor Anda atau menjadi anggota grup.
- **Di sekitarnya** ada semua percakapan lain milik orang itu.

### Jèli — Halaman rujukan, di tempat yang tepat

- **Cocok untuk** informasi yang harus tetap tersedia, melekat pada sebuah benda, poster, atau tempat.
- **Informasinya** ada di halaman yang tetap: selalu di tempat yang sama, selalu terbaru.
- **Aksesnya** cukup dengan sekali pindai, tanpa akun dan tanpa aplikasi.
- **Di sekitarnya** tanpa iklan, tanpa konten orang lain: hanya pesan Anda dan JeliCard Anda yang lain.

Instagram dan TikTok mendatangkan pengunjung, WhatsApp dipakai untuk mengatur kunjungan rombongan. Jèli mengambil alih di depan karya: pengunjung memindai dan mendengarkan ulasannya, tanpa mencari akun Anda atau menggulir linimasa.

**Bukan pilih salah satu.** Taruh tautan akun Instagram, TikTok, dan WhatsApp Anda di teks JeliCard, lalu bagikan JeliCard Anda di media sosial: setiap alat melakukan apa yang paling ia kuasai.

## Cara melakukannya

Satu JeliCard per karya, atau satu per ruangan.

1. **Pilih** karya-karyanya dan bahasa para pengunjung.
2. **Tulis** ulasan singkat untuk setiap karya.
3. **Rekam** pesan suaranya, kalau bisa dengan suara senimannya.
4. **Buat JeliCard** dengan gambar, tautan, dan kontak.
5. **Cetak kode QR** di label karya, dengan tulisan “Pindai untuk mendengarkan”.
6. **Sambut** pengunjung dengan menunjukkan cara memindai di pintu masuk.
7. **Jaga hubungan** setelah pameran dengan mengumumkan pameran berikutnya di JeliCard.

## Kendala, dan jawabannya

- **Tidak semua orang punya ponsel pintar** Kerabat, penjual, atau perantara bisa memindai dan memperdengarkannya. Media cetaknya tetap bisa dibaca sendiri.
- **Internet mahal, sinyal lemah** Pesan suara singkat, gambar ringan, tanpa aplikasi yang harus diunduh: JeliCard terbuka cepat, bahkan dengan sedikit kuota.
- **Kode QR belum banyak dikenal** Tambahkan tulisan “Pindai untuk mendengarkan” dan tunjukkan caranya sekali: setelah itu, semua orang bisa.
- **Tidak ada sinyal di ruangan** Periksa jangkauan sinyal, atau sediakan Wi-Fi di meja penerimaan.
- **Hak cipta** Mintalah izin para seniman untuk gambar, video, dan teks yang diterbitkan.
- **Terlalu banyak pekerjaan untuk setiap karya** Mulailah dengan karya-karya unggulan, atau satu JeliCard per ruangan.

## Saran kami

- Buat pesan suara yang singkat: satu sampai dua menit per karya.
- Siapkan kode QR sambutan di pintu masuk yang memperkenalkan seluruh pameran. Jika ini bukan pameran, kode QR itu bisa memperkenalkan seluruh dunia sang seniman, atau karya dan monumen sejenis yang bisa dikunjungi di tempat lain di kota atau wilayah itu.
- Cetak kode QR cukup besar dan setinggi mata.
- Pakai kembali JeliCard saat pameran berpindah tempat.
- Jangan lupa kartu nama Anda: nama Anda dan kode QR yang mengarah ke seluruh kegiatan Anda.

> Label karya menyebut nama karya. JeliCard membuatnya berbicara, dalam bahasa setiap pengunjung.

- [Mari bicarakan proyek Anda di WhatsApp](https://wa.me/33769457119?text=Halo%2C%20saya%20ingin%20memakai%20J%C3%A8li%20untuk%20sebuah%20pameran.)
- [Buat JeliCard gratis](https://jeli-qr.com/id#telecharger)
