Jalan-jalan sejarah
Satu JeliCard per monumen atau per jalan: kisahnya, foto masa lalu, pesan suara dari sesepuh kampung.

Tur kota, jalan-jalan di sebuah kampung, rute di museum, reli, atau perburuan harta karun: di setiap titik, kode QR membuka JeliCard yang menceritakan tempat itu, menampilkan gambar masa lalu, dan menunjukkan ke mana harus pergi berikutnya.
Setiap jalan, setiap bangunan punya kisah. Tanpa pemandu, pengunjung lewat begitu saja tanpa mengetahuinya.
Geser untuk melihat contoh-contohnya.
Satu JeliCard per monumen atau per jalan: kisahnya, foto masa lalu, pesan suara dari sesepuh kampung.
Pandai besi, penenun, penjahit, perajin gerabah: setiap bengkel memperkenalkan keahliannya dalam video, beserta produk yang dijualnya.
Rute khusus dengan teka-teki, cerita yang dibacakan, dan satu pertanyaan di setiap ruangan.
Setiap kode QR memberi teka-teki; jawabannya mengarah ke titik berikutnya, sampai ke harta karun terakhir.
Lapak-lapak, hasil bumi musiman, resep, hidangan untuk dicicipi di sepanjang jalan.
Pohon, burung, tanaman obat: satu kode QR di setiap perhentian, dengan suara-suara dan nama-nama lokalnya.
Tempat-tempat sebuah peristiwa penting, diceritakan oleh para saksi dan arsip.
Rute dengan pertanyaan dan kegiatan untuk siswa, dan lembar panduan untuk guru.
Setiap pos kerja atau setiap petak lahan memperkenalkan pekerjaannya, produknya, dan timnya.
Bagaimana reli berjalan?Tim-tim berangkat dari kode QR pertama. Setiap JeliCard menceritakan tempat itu dan memberi teka-teki; jawaban yang benar menunjukkan di mana kode QR berikutnya. Anda bisa mengganti teka-tekinya kapan saja, tanpa menyentuh kode QR yang sudah dipasang. Jangan simpan titik-titiknya di folder yang sama: setiap JeliCard dalam satu folder menampilkan yang lain, jadi juga titik-titik berikutnya.
JeliCard dibagikan dalam satu sentuhan: lewat SMS, media sosial, e-mail, internet, atau cukup dengan memindai kode QR dari satu ponsel ke ponsel lain. Pesan Anda pun melintasi waktu dan tempat, dan menjangkau semua orang, di sini maupun di tempat lain.
Alat-alat ini sangat bagus, dan Anda mungkin sudah memakainya. Jèli tidak menggantikannya: Jèli punya kegunaan lain.
Instagram dan TikTok membuat orang ingin datang, WhatsApp dipakai untuk mengatur rombongan. Di lokasi, pengunjung membutuhkan hal lain: tahu apa yang ada di depan matanya dan ke mana pergi berikutnya. Kode QR yang dipasang di titik itu langsung memberitahunya.
Bukan pilih salah satu. Taruh tautan akun Instagram, TikTok, dan WhatsApp Anda di teks JeliCard, lalu bagikan JeliCard Anda di media sosial: setiap alat melakukan apa yang paling ia kuasai.
Mulailah dengan rute kecil berisi lima titik.
Papan keterangan memberi nama. JeliCard menceritakan tempat itu, dan membawa pengunjung ke titik berikutnya.
JeliCard pertama Anda siap dalam beberapa menit.