← Beranda
Malini, dengan headphone di telinga, memindai kode QR di sebuah vitrin museum
Pengelola museum

Museum Anda berbicara dalam semua bahasa.

Koleksi tetap, ruangan, benda, rute kunjungan: kode QR membuka JeliCard yang memandu pengunjung, menceritakan setiap benda, dan memberi semua informasi praktis.

  • Museum
  • Situs warisan budaya
  • Gedung kebudayaan
  • Monumen
  • Pusat interpretasi

1Masalahnya: pengunjung lewat tanpa memahami

Benda-bendanya berharga, tetapi kisahnya sering tetap bisu bagi mereka yang tidak membaca papan keterangan.

Papan keterangan terlalu singkatTidak mungkin menjelaskan semuanya di label atau papan ruangan.
Pengunjung beragamPelajar, keluarga, wisatawan: masing-masing punya bahasa dan tingkat pemahaman sendiri.
Panduan audio mahalPembelian, perawatan, pengisian daya, peminjaman: biaya yang berat bagi museum.
Sedikit yang kembaliPengunjung pulang dan Anda kehilangan kontak.

2Satu JeliCard untuk setiap kebutuhan

Geser untuk melihat contoh-contohnya.

Penerimaan

Menyiapkan kunjungan

Jam buka, tarif, denah, akses, aturan kunjungan, pesan suara sambutan.

Benda

Kisah setiap koleksi

Ulasan audio dalam beberapa bahasa, foto detail, asal-usul benda.

Rute

Kunjungan bertema

Rute untuk anak-anak, rute pengenalan, rute mendalam.

Sekolah

Untuk para guru

Lembar materi pembelajaran dan kegiatan, dalam tautan yang bisa dibuka sebelum kunjungan.

Agenda

Kehidupan museum

Pameran sementara, ceramah, lokakarya, malam museum.

3Yang Jèli berikan untuk Anda

Panduan audio gratisPengunjung memakai ponselnya sendiri, tanpa alat yang perlu dipinjamkan.
Semua bahasaUlasan lewat pesan suara dalam setiap bahasa: bahasa Prancis, bahasa nasional, bahasa Inggris. Teksnya bisa diterjemahkan dengan sekali sentuh.
Bisa diakses semua orangSuara membantu pengunjung yang penglihatannya lemah atau yang tidak bisa membaca.
Bisa diubah kapan sajaBenda sedang dipinjamkan, ruangan ditutup: Anda perbaiki JeliCard-nya.
Pengunjung yang kembaliOrang yang pernah membuka JeliCard Anda di aplikasi Jèli mendapat notifikasi tentang acara-acara baru Anda.
Gratis dan tanpa iklanPengunjung hanya melihat museum Anda.

JeliCard Anda berkeliling dunia

JeliCard dibagikan dalam satu sentuhan: lewat SMS, media sosial, e-mail, internet, atau cukup dengan memindai kode QR dari satu ponsel ke ponsel lain. Pesan Anda pun melintasi waktu dan tempat, dan menjangkau semua orang, di sini maupun di tempat lain.

  • SMS
  • WhatsApp
  • Media sosial
  • E-mail
  • Internet
  • Pindai dari ponsel ke ponsel

?Lalu Instagram, TikTok, WhatsApp?

Alat-alat ini sangat bagus, dan Anda mungkin sudah memakainya. Jèli tidak menggantikannya: Jèli punya kegunaan lain.

Instagram dan TikTok Jejaring untuk dikenal
Cocok untuk
menampilkan kabar Anda lewat foto dan video, dan menjangkau orang-orang baru.
Informasinya
ada di linimasa: unggahan baru mendorong unggahan lama ke bawah.
Aksesnya
terutama lewat aplikasi dan akun; algoritma yang memilih siapa melihat apa.
Di sekitarnya
juga tampil konten lain dan iklan.
WhatsApp Aplikasi pesan untuk mengobrol
Cocok untuk
berkomunikasi sehari-hari, menjawab pertanyaan, menghidupkan grup.
Informasinya
ada di percakapan: pesan terus bertambah dan pesan lama cepat tenggelam.
Aksesnya
perlu punya nomor Anda atau menjadi anggota grup.
Di sekitarnya
ada semua percakapan lain milik orang itu.
Jèli Halaman rujukan, di tempat yang tepat
Cocok untuk
informasi yang harus tetap tersedia, melekat pada sebuah benda, poster, atau tempat.
Informasinya
ada di halaman yang tetap: selalu di tempat yang sama, selalu terbaru.
Aksesnya
cukup dengan sekali pindai, tanpa akun dan tanpa aplikasi.
Di sekitarnya
tanpa iklan, tanpa konten orang lain: hanya pesan Anda dan JeliCard Anda yang lain.

Media sosial membuat orang ingin datang. Begitu di dalam ruangan, pengunjung membutuhkan hal lain: ulasan tentang benda yang ada di depannya. Dengan Jèli, ia memindai label dan mendengarkan, tanpa akun dan tanpa mencari.

Bukan pilih salah satu. Taruh tautan akun Instagram, TikTok, dan WhatsApp Anda di teks JeliCard, lalu bagikan JeliCard Anda di media sosial: setiap alat melakukan apa yang paling ia kuasai.

4Cara melakukannya

Mulailah dengan satu ruangan atau sepuluh benda unggulan.

  1. Pilih benda-benda unggulan dan bahasa para pengunjung.
  2. Tulis ulasan yang singkat dan hidup untuk setiap benda.
  3. Rekam pesan suaranya bersama seorang kurator, pemandu, atau pendongeng.
  4. Buat JeliCard dengan foto, tautan, dan informasi praktis.
  5. Cetak kode QR di label dan di pintu masuk, dengan tulisan “Pindai untuk mendengarkan”.
  6. Latih petugas penerimaan untuk menunjukkan cara memindai.
  7. Perkaya ruangan-ruangan lainnya secara bertahap.

5Kendala, dan jawabannya

Tidak semua orang punya ponsel pintarKerabat, penjual, atau perantara bisa memindai dan memperdengarkannya. Media cetaknya tetap bisa dibaca sendiri.
Internet mahal, sinyal lemahPesan suara singkat, gambar ringan, tanpa aplikasi yang harus diunduh: JeliCard terbuka cepat, bahkan dengan sedikit kuota.
Kode QR belum banyak dikenalTambahkan tulisan “Pindai untuk mendengarkan” dan tunjukkan caranya sekali: setelah itu, semua orang bisa.
Tidak ada sinyal di ruanganPeriksa jangkauan sinyal, atau sediakan Wi-Fi di meja penerimaan.
Ketepatan ilmiahMinta kurator atau sejarawan memeriksa ulasannya.
Suara mengganggu pengunjung lainAnjurkan memakai earphone, atau sediakan teks di samping pesan suara.

Saran kami

  • Pasang kode QR sambutan yang besar di pintu masuk dan di loket tiket.
  • Minta seorang griot atau pendongeng menceritakan benda-benda itu: kunjungan pun menjadi hidup.
  • Sediakan rute khusus untuk anak-anak.
  • Umumkan acara Anda di JeliCard agar pengunjung datang kembali.
  • Jangan lupa kartu nama Anda: nama Anda dan kode QR yang mengarah ke seluruh kegiatan Anda.
Vitrin melindungi benda. JeliCard mengembalikan suaranya, dalam bahasa setiap pengunjung.
Kembali ke beranda

Buat kode QR Anda berbicara.

JeliCard pertama Anda siap dalam beberapa menit.

App Store Google Play