Lembar keterangan produk
Foto, asal-usul, bahan baku, berat, cara penyimpanan, cara pakai.

Produsen, perajin, pengolah hasil bumi, pedagang, atau penjual online: kode QR di kemasan, label, lapak, atau etalase membuka JeliCard produk Anda, dengan suara Anda, harga Anda, dan kontak Anda untuk memesan.
Orang hanya melihat produk beberapa detik. Label tidak bisa menceritakan semuanya, dan sesampainya di rumah, orang itu tidak tahu lagi di mana membelinya kembali.
Geser untuk melihat contoh-contohnya.
Foto, asal-usul, bahan baku, berat, cara penyimpanan, cara pakai.
Kisah Anda, bengkel kerja atau ladang Anda, pesan suara dalam bahasa-bahasa Anda.
Produk Anda yang lain, tersusun di folder yang sama: ukuran, tarif, promo yang sedang berlaku.
Tautan WhatsApp dan nomor Anda, ditulis di teks: sekali sentuh untuk memesan. Pembayaran, pengiriman, tempat penjualan.
Resep, foto, dan pesan suara dari orang-orang yang puas, yang Anda tambahkan.
JeliCard dibagikan dalam satu sentuhan: lewat SMS, media sosial, e-mail, internet, atau cukup dengan memindai kode QR dari satu ponsel ke ponsel lain. Pesan Anda pun melintasi waktu dan tempat, dan menjangkau semua orang, di sini maupun di tempat lain.
Alat-alat ini sangat bagus, dan Anda mungkin sudah memakainya. Jèli tidak menggantikannya: Jèli punya kegunaan lain.
Instagram dan TikTok membuat produk Anda dikenal, WhatsApp dipakai untuk menerima pesanan. Jèli ada di produk itu sendiri: orang yang memegang toples, tas, atau kain Anda memindai dan menemukan keterangan produk, harga, dan kontak Anda untuk memesan ulang, meski ia tidak mengikuti Anda di media sosial.
Bukan pilih salah satu. Taruh tautan akun Instagram, TikTok, dan WhatsApp Anda di teks JeliCard, lalu bagikan JeliCard Anda di media sosial: setiap alat melakukan apa yang paling ia kuasai.
Mulailah dengan produk andalan Anda.
Label memberi tahu nama produk. JeliCard menceritakan kisahnya dan membuat orang ingin kembali.
JeliCard pertama Anda siap dalam beberapa menit.